Minggu, 25 Maret 2012

Untuk Kau Tahu Saja

~ Rain

Entah kenapa hatiku berkata kamu tak baik-baik saja.
Senyummu terlalu sendu untuk dipakai menutupi pedih.
Untuk kau tau saja
Aku, Kami, diam bukan karena tak perduli.
Namun ingin membiarkan proses mendewasakanmu.

Akan lebih gampang memang
Jika tanganmu ditarik saja
Berlari bersama kami melalui apa pun yang sedang kau lalui sekarang.
Akan tetapi, kamu akan kehilangan indahnya berproses.
Dan kemenangan yang nantinya didapat,
Tidak akan menjadi kemenanganmu seutuhnya.
Hatimu takkan selega bila terjal itu kau lalui sendiri.

Aku tau kamu kuat.
Sekuat cangkang kerang.
Makhluk yang selalu membuatku mengingatmu bila melihatnya.
Keras diluar, tapi lembut didalam.
Dan aku harap kamu juga bisa menjadi seperti itu.
Menjadi kerang  . . .
Kerang yang walau disakiti sebutir pasir,
tapi menghasilkan mutiara yang indah nantinya.

Yah . . .
Semua itu butuh proses sayang.
Tak semudah itu berdamai dengan sakit.

Untuk itu, tetaplah kuat menjalani semua.
Sekuat hujanmu menghujam bumi.
Tak pernah takut terhempas karena nantinya dia tau akan tetap kembali ke langit.

Aku tau kamu bisa.
Kamu punya semua amunisi di tanganmu.
Dan jangan takut.
Jika nanti kamu lelah,
kakimu tak sanggup lagi menapak,
Ada aku, ada kami disini.
Disini, yaah disini.
Selangkah di belakangmu.
Menyungkup semesta dengan ribuan doa untuk kekuatanmu.